Dispora Kaltim Dorong Sinkronisasi Program 2025–2027 Antar Daerah
Foto: Analis Kebijakan Ahli Muda Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim, Hasbar Mara, saat diwawancarai media.(Yhon)
TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - Dalam upaya meningkatkan efektivitas dan dampak positif pembinaan kepemudaan serta olahraga di Kalimantan Timur, seluruh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) se-Kaltim saat ini tengah melakukan langkah strategis dengan menyusun dan menyelaraskan program kegiatan untuk tiga tahun ke depan, yaitu 2025, 2026, dan 2027. Program ini tidak hanya berfokus pada pengembangan olahraga, tetapi juga pemberdayaan pemuda secara menyeluruh di seluruh wilayah provinsi dan kabupaten/kota.

Analis Kebijakan Ahli Muda Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim, Hasbar Mara, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi penting untuk menciptakan sinergi antar daerah sehingga program yang dijalankan dapat berjalan secara terintegrasi dan harmonis.
“Penyelarasan program ini kami anggap sangat krusial agar tidak terjadi tumpang tindih kegiatan yang justru dapat menghambat optimalisasi anggaran dan sumber daya,” ujarnya, Senin (02/06/2025).
Lebih lanjut Hasbar menjelaskan, sinergi antar daerah diharapkan dapat membuka ruang bagi kolaborasi yang lebih erat, memperkuat jaringan kerja, dan mendukung pencapaian target pembangunan pemuda dan olahraga di Kaltim secara menyeluruh. Ia mencontohkan, jika provinsi dan kabupaten/kota bisa mengkoordinasikan agenda dan sumber dayanya, maka dampak positifnya akan lebih terasa, baik dari sisi peningkatan kualitas atlet maupun pemberdayaan kapasitas pemuda di daerah masing-masing.
“Selain itu, penyusunan program yang terpadu ini juga memberi kemudahan dalam monitoring dan evaluasi, sehingga setiap kegiatan bisa lebih terukur dan hasilnya bisa dioptimalkan. Kami juga berharap setiap daerah dapat menyesuaikan program dengan potensi dan kebutuhan lokal, namun tetap berada dalam koridor rencana besar yang sudah disepakati bersama,” kata Hasbar.
Hasbar Mara menegaskan, bahwa dukungan pemerintah provinsi melalui Dispora akan terus diberikan, baik dalam bentuk fasilitasi, pendanaan, maupun pembinaan teknis. Ia menilai, dengan perencanaan yang matang dan terkoordinasi, target-target strategis seperti peningkatan prestasi olahraga di tingkat nasional maupun internasional dan pengembangan kepemudaan yang berkualitas dapat diwujudkan.
“Keberhasilan program ini sangat bergantung pada komitmen semua pihak, terutama pemerintah kabupaten/kota untuk aktif berpartisipasi dan menjalankan program sesuai kesepakatan. Ini bukan hanya soal kegiatan, tetapi bagaimana kita membangun ekosistem kepemudaan dan olahraga yang berkelanjutan,” tutup Hasbar Mara.(adv/yhon/wan)
