Distan PPU Berikan Edukasi Kepada Petani
TITIKWARTA.COM - PENAJAM – Memasuki musim hujan, petani di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) diimbau untuk lebih memperhatikan pengelolaan pasca panen agar kualitas gabah tetap terjaga. Dinas Pertanian (Distan) PPU terus melakukan pemantauan di lapangan dan memberikan edukasi kepada petani untuk menghadapi cuaca yang tidak menentu.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Distan PPU, Gunawan, mengatakan bahwa meskipun belum ada laporan penurunan kualitas gabah, petani harus tetap waspada agar tidak mengalami kerugian akibat proses pasca panen yang kurang optimal.
"Sejauh ini belum ada laporan signifikan terkait penurunan mutu gabah, tetapi kami tetap mengingatkan petani untuk berhati-hati, terutama dalam pengeringan dan penyimpanan," ujar Gunawan, Sabtu (05/04/25).
Menurutnya, curah hujan yang tinggi bisa menjadi kendala dalam proses pengeringan gabah. Jika tidak ditangani dengan baik, gabah bisa mengalami penurunan mutu akibat jamur atau tingkat kadar air yang terlalu tinggi.
"Dengan kondisi cuaca yang seperti ini, petani harus mulai mempertimbangkan alternatif pengeringan yang lebih modern. Misalnya, menggunakan pengering buatan atau lantai jemur yang lebih terlindungi dari kelembapan," jelasnya.
Gunawan juga mengingatkan agar petani tidak hanya fokus pada proses panen, tetapi juga memastikan penyimpanan gabah dalam kondisi yang aman. Hal ini bertujuan agar hasil panen tetap berkualitas hingga saat didistribusikan ke pasar.
"Kami ingin memastikan bahwa petani dapat mempertahankan kualitas hasil panennya dengan baik. Jika pengelolaan pasca panen dilakukan secara maksimal, maka petani bisa mendapatkan harga jual yang lebih baik," pungkasnya. (adv/wan/yal)
