Firnadi Ikhsan Tekankan Demokrasi dari Rakyat Untuk Rakyat
TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - Anggota DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan menjelaskan Bukit Jering merupakan desa terisolir karena menuju kesana harus melewati jalur sungai. Jika mau ke pusat kecamatan, membutuhkan ongkos lumayan. ”Bolak-balik ke kecamatan menghabiskan biaya Rp 280 ribu,” ucapnya.

Sebenarnya, ada jalan pendekat sepanjang 10 Km, tetapi ada 2 Km yang longsor. Jika jalan tersebut diperbaiki atau diturap, warga bisa langsung menyebrang ke Kecamatan Kota Bangun. ”Kalau lewat Kota Bangun ke pusat Kecamatan Muara Kaman, paling hanya menghabiskan biaya sekitar Rp 30 ribu,” ucapnya.
Untuk memperbaiki jalan tersebut, kata dia, bisa melalui pembiayaan Pemprov Kaltim, baik melalui hibah atau Bantuan Keuangan(Bankeu). Frnadi mengaku siap memperjuangkan perbaikan jalan tersebut sepanjang syarat-syaratnya dilengkapi.
”Asalkan Detail Engineering Design (DED) dilengkapi maka bisa diperjuangkan. Kita siap berkolaborasi bersama Pemkab Kukar,” sebutnya. Terkait penguatan demokrasi daerah, dirinya menekankan sistem demokrasi dari rakyat dan untuk rakyat. Sistem pemilu harus melahirkan pemimpin yang baik, yang dipilih banyak orang atau pemilih. (adv/dprdkaltim/wan/yal)
