Ketua DPRD Samarinda Sektor Perhotelan Gencarkan Promosi

Foto : Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah.

TITIKWARTA.COM – SAMARINDA - Ketua DPRD Samarinda berharap para pelaku usaha di sektor perhotelan dapat lebih aktif dan masif dalam menggencarkan promosi. Langkah strategis tersebut dinilai sangat krusial untuk membangkitkan kembali gairah serta dinamika bisnis perhotelan di Kota Tepian.

Sebagaimana diketahui, lesunya sektor perhotelan belakangan ini terjadi sebagai dampak dari kebijakan efisiensi anggaran pemerintah. Kebijakan tersebut berimbas pada berkurangnya berbagai agenda dan kegiatan instansi pemerintahan yang digelar di hotel, yang pada akhirnya menekan tingkat okupansi (keterisian kamar) hingga berdampak pada penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

 

Isu strategis ini mengemuka saat Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menghadiri pelantikan pengurus Badan Pimpinan Cabang (BPC) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Samarinda pekan lalu.

 

Dalam kesempatan tersebut, Helmi mendorong para pengelola perhotelan untuk mengambil langkah strategis secara mandiri. Manajemen hotel diharapkan tidak hanya bergantung pada agenda rutin pemerintah, melainkan dapat lebih gencar mempromosikan keunggulan layanan serta potensi pariwisata daerah melalui wadah PHRI. Hal ini penting guna menarik lebih banyak kunjungan wisatawan maupun pelaku bisnis dari luar Kaltim.


"Semoga PHRI semakin maju ke depannya dan bisa terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Samarinda," ujar Helmi penuh optimisme.

 

Di samping mendorong kemandirian promosi, Helmi juga berharap ke depannya ada pemulihan agenda-agenda pemerintah yang diyakini mampu mendongkrak target pendapatan sektor perhotelan dan restoran secara berkelanjutan.

 

Ia menjelaskan bahwa efisiensi anggaran membuat sebagian besar kegiatan instansi pemerintah yang bersifat seremonial untuk sementara waktu ditiadakan. Kondisi ini memberikan imbas langsung terhadap penurunan tingkat pemanfaatan fasilitas perhotelan di Samarinda.

 

Oleh karena itu, politikus Gerindra ini berharap pemerintah pusat dapat meninjau kembali kebijakan alokasi dana transfer ke daerah agar roda perekonomian lokal kembali bergairah.


"Harapan kami, mudah-mudahan ke depan ada kebijakan dari pemerintah pusat mengenai dana transfer ke daerah untuk bisa dikembalikan seperti semula," pungkasnya. (adv/zee/tw)