Lewat RPJMD 2021 2026

Abdul Rohim Berharap Pembangunan Harus Tepat Sasaran

TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim meghadiri Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah Dalam Rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Samarinda Tahun 2025.

 


Forum ini berlangsung di Ruangan Rapat Bappedalitbang beberapa waktu lalu.


Dikatakan Abdul Rohim, program pembangunan yang disusun oleh OPD harus sesuai dengan tujuan, sasaran, dan indikator kinerja utama (IKU) yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Samarinda tahun 2021-2026.


“Kegiatan ini dihadiri semua dinas-dinas OPD yang terkait dengan ekonomi, tadi kita kasih beberapa catatan-catatan penting, dan kita tekankan program pembangunan harus tepat sasaran dan berdampak positif bagi masyarakat”, kata Abdul Rohim.


Selanjutnya, program pembangunan harus memperhatikan tiga aspek, yaitu pertumbuhan ekonomi, pemerataan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.


“Kita mau memastikan bahwa apa yang menjadi goals besarnya itu bisa benar-benar tercapai, jadi apa yang di susun dalam bentuk program kegiatan itu memang benar-benar akan membantu bukan sekedar menyusun kegiatan yang penting selesai, terus setelah selesai tidak ada dampaknya pada apa yang ingin dicapai”, paparnya.


Disebutkan, beberapa contoh program pembangunan yang menjadi prioritas komisi II adalah peningkatan perdagangan, jasa, perindustrian, dan pariwisata.


“Kami berharap dengan program tersebut mendapat dukungan dari OPD terkait, seperti dinas pariwisata, dinas ketahanan pangan, dinas perikanan, dan dinas PUPR”, tuturnya.


Kemudian, nantinya dalam pelaksanaan program ia meminta OPD terkait berkoordinasi dan bersinergi dalam melaksanakan program pembangunan, sehingga tidak ada OPD yang melaksanakan program secara terpisah-pisah.


“Satu program OPD memiliki korelasi dengan OPD yang lain, maka pentingnya saling berkoordinasi agar program berjalan secara utuh”,


“Kemudian OPD juga harus memperhatikan konsep leading sector, yaitu OPD yang bertanggung jawab terhadap pencapaian target dari program pembangunan”, ujarnya.


Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini berharap, leading sector ini harus dapat memimpin dan mengawasi jalannya program pembangunan, juga akan bertanggung jawab untuk memberikan laporan kepada Wali Kota Samarinda. (adv/wan)