Misi "Curi Poin" Pesut Etam di Tanah Daeng: Borneo FC Siap Ladeni Fisik Juku Eja

TITIKWARTA.COM - PARE-PARE - Borneo FC Samarinda menatap laga tandang krusial melawan PSM Makassar dalam lanjutan Super League 2025/2026 yang akan digelar di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, malam ini. Skuad berjuluk Pesut Etam datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah rentetan hasil positif, namun mereka sadar betul bahwa markas "Juku Eja" bukanlah tempat yang ramah bagi tim tamu. Kemenangan menjadi harga mati bagi Borneo FC demi terus menempel ketat Persib Bandung di puncak klasemen sementara.

 

Strategi khusus telah disiapkan oleh tim pelatih untuk meredam agresivitas tuan rumah yang dikenal memiliki permainan fisik yang kuat. Seluruh pemain dilaporkan dalam kondisi bugar meski harus menempuh perjalanan jauh dari Samarinda. Fokus utama tim adalah menjaga konsistensi permainan kolektif yang menjadi ciri khas Borneo FC musim ini, sembari mewaspadai skema duel udara dan transisi cepat yang kerap diperagakan oleh anak asuh tuan rumah di hadapan pendukungnya sendiri.

 

Pelatih kepala Borneo FC, Fabio Lefundes, menegaskan bahwa ia telah mengantongi peta kekuatan lawan secara mendalam. Menurutnya, PSM Makassar memiliki karakteristik yang sangat berbeda dibandingkan kontestan liga lainnya, terutama dalam hal kekuatan benturan fisik. Kendati demikian, juru taktik asal Brasil ini yakin anak asuhnya mampu mengimbangi gaya tersebut dengan identitas permainan tim yang lebih terorganisir dan efisien dalam penyelesaian akhir.

 

"Kami mengerti mereka bermain dengan jenis permainan yang berbeda dengan tim lain. PSM adalah tim yang sangat kuat dalam duel dan posisi pemain mereka sangat bagus. Tapi kami sudah siap dengan cara permainan kami sendiri untuk mendapatkan tiga poin," ujar Fabio Lefundes dalam sesi konferensi pers jelang laga, Jumat (17/4).

 

Sejalan dengan sang pelatih, gelandang serang andalan Borneo FC, Juan Villa, menyebut bahwa setiap laga sisa di musim ini memiliki tensi layaknya partai final. Baginya, posisi lawan di klasemen tidak menjadi tolok ukur untuk mengendurkan serangan, melainkan menjadi motivasi tambahan untuk menjaga peluang meraih gelar juara di akhir musim nanti.

 

"Kami tidak melihat posisi lawan di klasemen. Bagi kami, semua pertandingan sekarang adalah final untuk mencapai target di akhir musim," tegas Juan Villa.

 

Pertandingan yang dijadwalkan kick-off pada pukul 20.00 WITA ini diprediksi akan berjalan sengit sejak menit awal. Bagi para pendukung setia di Samarinda, laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan pembuktian mentalitas juara tim kebanggaan Kalimantan Timur di tengah tekanan atmosfer Stadion Gelora B.J. Habibie yang dipastikan akan dipadati suporter tuan rumah.(tw/yal)