REVITALISASI SMPN 2 SAMARINDA, HARAPAN UNTUK SEKOLAH LAIN

TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - SMP Negeri 2 Samarinda kembali menerima bantuan revitalisasi pada 2026 setelah sebelumnya memperoleh bantuan serupa pada 2025. Bantuan kedua ini hadir setelah bangunan sekolah yang direvitalisasi pada 2025 mengalami kebakaran pada 1 April 2026.

 

Pada 2025, sekolah menerima bantuan berupa enam ruang kelas dan dua toilet. Setelah rampung dan mulai digunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada Januari 2026, bangunan tersebut terbakar sekitar empat bulan kemudian. Pemerintah Kota Samarinda kemudian mendukung pembangunan kembali bangunan yang terdampak melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

 

Pada 2026, SMP Negeri 2 Samarinda kembali memperoleh bantuan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah berupa 19 ruang kelas dan satu ruang toilet. Pekerjaan mencakup perbaikan atap, plafon, lantai, pintu, dinding, instalasi listrik, fasilitas sanitasi, dan selasar. Enam ruang kelas juga memperoleh pembaruan mebel berupa meja dan kursi siswa serta guru, berikut papan tulis.

 

Dalam kegiatan Gelar Griya (Open House) Hasil Revitalisasi Tahun 2026, Jumat (16/10/2026), Wakil Wali Kota Samarinda yang membuka acara menyampaikan harapan agar bantuan serupa dapat menjangkau sekolah lain yang membutuhkan.

 

“Pemerintah kota berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan BPMP agar pusat dapat memberikan kemudahan bagi sekolah lain yang membutuhkan bantuan revitalisasi. Semoga bisa terealisasi juga demi anak bangsa,” ujarnya.

Kunjungan juga menampilkan pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) dalam pembelajaran melalui program WorldClassroom, yakni Online International Exchange bersama sekolah mitra di Jepang. Dalam kegiatan ini, Miss Safitri mendampingi delapan siswa pilihan mengikuti pembelajaran Bahasa Inggris secara daring melalui Zoom. Program yang berjalan sejak 2025 tersebut menjadi kegiatan rutin yang memadukan pemanfaatan teknologi digital, praktik komunikasi, dan pengenalan budaya lintas negara.

 

Berdasarkan informasi pihak sekolah, SMP Negeri 2 Samarinda menjadi satu-satunya SMP di Samarinda yang mengikuti program pertukaran pembelajaran internasional tersebut, sementara program serupa di kota ini diikuti sejumlah sekolah jenjang SMA. Rangkaian Open House turut mencakup kunjungan ke galeri karya guru dan siswa.(sen/tw)

 

#RevitalisasiSekolah #SMPN2Samarinda #Samarinda #Kemendikdasmen #Pendidikan