M Faisal Pentingnya Transformasi Digital di Desa – Desa
TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - Dalam upaya mendorong pengembangan desa melalui teknologi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur, H. Muhammad Faisal, mengungkapkan pentingnya transformasi digital bagi desa-desa di Kaltim.
Faisal juga menyoroti tantangan besar dalam pembangunan infrastruktur di Kaltim yang kerap dikaitkan dengan stigma bahwa daerah tersebut kaya akan sumber daya alam, namun tetap menghadapi hambatan dalam membangun infrastruktur.
“Banyak yang beranggapan, ‘Kaltim itu banyak duitnya, masa tidak bisa bangun infrastruktur?’ Saya sering ilustrasikan, luas wilayah Kaltim itu setara satu kali Pulau Jawa sebelum Kalimantan Utara berpisah. Bahkan, satu setengah kali lipatnya, jika dibandingkan dengan gabungan wilayah di Pulau Jawa,” ungkapnya.
Kemudian, dalam konteks infrastruktur digital, salah satu yang dipakai adalah pola wireless atau nirkabel, yang memungkinkan transfer data tanpa kabel fisik. Namun, membangun menara di seluruh wilayah, termasuk daerah terpencil memerlukan investasi yang besar dan waktu yang tidak singkat.
Faisal juga menjelaskan Palapa Ring yang merupakan proyek pembangunan infrastruktur jaringan tulang punggung serat optic Nasional yang bertujuan untuk pemerataan akses pita lebar (Broadband) sepanjang 36.000 km. Proyek ini terdiri atas 7 (tujuh) lingkar kecil serat optic yakni wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara, Papua, Sulawesi dan Maluku.
"Di Kaltim kalau tidak salah di donggala loncatnya ke Kabupaten Malinau masuk terus tuh sampai ke Kabupaten Mahakam Ulu kabelnya ditarik (fiber optik),"ujar Faisal yang juga Ketua ASKOMPSI Periode 2023-2025. (adv/diskominfokaltim/wan/yal)
