Menjaga Api Juara di Samarinda: Ikhtiar Borneo FC Menempel Ketat Persib Bandung

Foto: borneofc.id

TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - Persaingan memperebutkan takhta tertinggi sepak bola Indonesia semakin memanas memasuki pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026. Hingga Jumat, 1 Mei 2026, Borneo FC Samarinda terus menunjukkan taringnya dengan menempel ketat sang pemuncak klasemen, Persib Bandung. Kedua tim kini berbagi angka yang sama, yakni 69 poin, meski tim kebanggaan masyarakat Kalimantan Timur tersebut harus puas di posisi kedua karena kalah dalam hitungan head-to-head.

 

Kemenangan tipis 1-0 atas Persik Kediri pada Rabu, 29 April 2026, menjadi momentum krusial yang menjaga asa juara tim berjuluk Pesut Etam tersebut. Dalam laga yang berlangsung sengit itu, gol tunggal Koldo Obieta pada menit ke-55 memastikan tiga poin berharga dibawa pulang. Hasil ini tidak hanya mengamankan posisi mereka di papan atas, tetapi juga memberi tekanan psikologis bagi Persib yang tengah berjuang mempertahankan posisi puncak.

 

Salah satu sosok yang menjadi sorotan dalam performa impresif Borneo FC adalah sang kapten sekaligus penjaga gawang utama, Nadeo Argawinata. Penampilannya yang kokoh di bawah mistar gawang, termasuk saat dinobatkan sebagai Man of the Match dalam laga kontra Persik, menjadi benteng terakhir yang sulit ditembus lawan. Meski banjir pujian, kiper dengan 24 caps di Timnas Indonesia ini memilih untuk tetap membumi dan tidak jemawa.

 

Nadeo menekankan bahwa keberhasilan Borneo FC berada di jalur juara bukanlah hasil kerja individu, melainkan soliditas seluruh tim yang telah terbangun lama. Ia mengingatkan rekan-rekannya bahwa perjalanan menuju trofi masih menyisakan empat pertandingan final yang sangat menentukan. Baginya, menjaga keharmonisan internal tim menjadi syarat mutlak jika ingin mengakhiri musim dengan senyuman kemenangan.

 

"Chemistry yang sudah bagus selama ini harus tetap kami jaga. Konsistensi sudah pasti, dan kami harus lebih semangat lagi di sisa musim ini," ujar Nadeo Argawinata saat memberikan pernyataan terkait peluang juara timnya pada Jumat (1/5). Pernyataan ini mencerminkan fokus tinggi yang diusung skuad Pesut Etam untuk tidak terpeleset di sisa kompetisi.

 

Lebih lanjut, Nadeo menegaskan bahwa setiap laga tersisa akan dihadapi layaknya partai puncak. Ia tidak ingin timnya kehilangan fokus hanya karena terbawa euforia kemenangan sesaat. "Tim harus fokus dan berusaha memenangkan pertandingan demi pertandingan," tambah kiper asal Kediri tersebut, merujuk pada persiapan jelang laga kontra Persita Tangerang pekan depan.

 

Di sisi lain, manajemen Borneo FC juga mengimbangi kerja keras pemain dengan pendekatan spiritual yang kuat. Manajer Tim Borneo FC, Dandri Dauri, mengapresiasi daya juang para pemainnya di lapangan. Namun, ia mengingatkan bahwa dalam sepak bola, ada faktor-faktor di luar teknis yang juga menentukan hasil akhir sebuah perjuangan panjang.

 

"Soal kita juara musim ini, saya mengikuti jalur langit. Di mana doa dan usaha itu harus memang beriringan," tutur Dandri Dauri secara diplomatis. Dengan sisa empat laga yang krusial, Borneo FC kini berada dalam kepercayaan diri tinggi untuk terus memberikan perlawanan hingga detik terakhir demi mewujudkan mimpi membawa trofi juara ke Samarinda.(yal/tw)