DPRD Samarinda Dorong Pembenahan Fasilitas Sekolah Secara Bertahap
Foto : Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, M. Novan Syahroni Pasie.
TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - DPRD Samarinda berkomitmen penuh untuk mengawal peningkatan kualitas pendidikan di Kota Tepian. Salah satu fokus utama legislatif adalah mendorong pemerintah kota untuk mengikis kesenjangan sarana dan prasarana (sarpras) antarsekolah negeri, demi menghapus stigma "sekolah favorit" di tengah masyarakat.

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, M. Novan Syahroni Pasie, menyebut terkait fenomena masih adanya sejumlah sekolah negeri yang minim peminat. Menurutnya, dari sisi kurikulum, seluruh sekolah negeri sebenarnya mengacu pada standar baku yang sama secara nasional. Namun, persoalan utama yang memicu perbedaan persepsi di masyarakat adalah ketimpangan kualitas sarana penunjang belajar.
"Kalau berbicara pemerataan pendidikan, pada dasarnya kurikulum di seluruh sekolah negeri itu sama, bahkan secara nasional juga sama. Yang membedakan adalah fasilitas yang dimiliki masing-masing sekolah," terang Novan.
Novan mencontohkan, perbedaan kontras pada fasilitas yang tersedia di tiap sekolah. Seperti ketersediaan lapangan olahraga yang representatif, laboratorium yang memadai, hingga infrastruktur penunjang teknologi. Hal ini yang memicu munculnya label sekolah unggulan di mata orang tua siswa.
Untuk mengatasi akar masalah tersebut, DPRD Samarinda secara aktif terus mengawal kebijakan penganggaran agar berpihak pada pemenuhan sarpras pendidikan secara merata dan berkelanjutan.
Mengingat keterbatasan anggaran daerah yang harus dibagi dengan sektor pembangunan lain, DPRD mendorong Pemerintah Kota Samarinda untuk melakukan perbaikan secara bertahap namun konsisten setiap tahunnya.
"Kita memiliki total 164 SD dan 50 SMP negeri. Dengan kemampuan APBD yang ada, pembenahan dilakukan secara bertahap setiap tahun. Hal inilah yang kemudian memunculkan pola pikir di masyarakat bahwa masih ada sekolah-sekolah yang dianggap lebih unggul atau favorit," urai Novan.
Melalui fungsi pengawasan dan penganggaran, DPRD Samarinda memastikan akan terus mengawal proses pembenahan ini agar hak seluruh anak di Samarinda untuk mendapatkan fasilitas pendidikan yang setara dan berkualitas dapat segera terwujud. (adv/zee/tw)
