Lampaui Rata-Rata Nasional
Kaltim Masuk Jajaran Dukcapil Terbaik di Indonesia
APRESIASI: Noryani Sorayalita (kanan) mengapresiasi kinerja disdukcapil di level kabupaten/kota dan provinsi Kaltim dalam menjaga rasio kerja hingga di atas rata-rata nasional.
TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - Kaltim berhasil menjejakkan kakinya di level empat atau yang terbaik dalam evaluasi Direktorat Jenderal (Ditjen) Dukcapil Kementerian Dalam Negeri periode triwulan I 2022. Untuk diketahui, hanya empat disdukcapil provinsi di Indonesia yang meraih penilaian kinerja level empat. Selain Kaltim, ada yakni Jawa Timur, Sumatera Barat, dan Lampung.
Atas capaian tersebut Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim Noryani Sorayalita mengapresiasi. Dirinya mengatakan penghargaan level 4 ini merupakan triwulan pertama yang diukur sesuai capaian terhadap 10 indikator.
Soraya menyebutkan Kaltim berada di atas target nasional untuk perekaman e-KTP, yakni 100,67 dari sasaran 99,3 persen. Untuk cetak Kartu Identitas Anak capai 66,96 persen dan di atas rata-rata nasional 40 persen.
Sementara, akte kelahiran capai 97,83 persen daro rata-rata nasional 97 persen. Kemudian penggunaan kertas putih tercapai 18 dokumen, tanda tangan elektronik sesuai 18 dokumen, layanan adminduk secara online, pelayanan terintegrasi, perjanjian kerja sama (PKS) terlaksana di seluruh kabupaten dan kota serta penggunaan buku pokok pemakaman.
Dari capaian kinerja kabupaten dan kota, provinsi harus men-support tidak hanya berkaitan dengan secara aplikasi, tetapi membantu secara fisik juga. "Taget kami pada 2022 jika diperkenankan untuk APBDP kita akan menambah Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) untuk Mahakam Ulu dan Kutai Timur," jelas Soraya saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (18/4).
Lebih lanjut Soraya menjelaskan kabupaten dan kota di Kaltim yang masuk level 4 yaitu Penajam Peser Utara, Balikpapan, Samarinda, dan Bontang. Di level 3, ada Paser, Kutai Kartanegara, Kutai Barat, dan Mahakam Ulu serta di level 2 ada Kutai Timur.
"Cakupan di Kutai Timur untuk perekaman KTP masih 95 persen, inikan masih triwulan pertama di 2022, mudah-mudahan di akhir bisa mencapai target 99,3 persen," terang Soraya. Untuk mencapai semua ini seluruh kabupaten dan kota harus bekerja keras khususnya kabupaten dan kota yang masih berada di level 3 dan 2.
"Kabupaten dan kota di level 4 jangan berpuas diri, penduduk inikan bergerak, mungkin saja nanti kelahiran banyak dan penduduk banyak pindah apalagi ada IKN," pintanya. (adv/kominfo)
