Sri Puji Astuti Kumpulkan Aspirasi Masyarakat Samarinda Ulu
Foto : Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti.
TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - Anggota DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, kembali menunjukkan komitmennya dalam mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Hal ini terlihat saat agenda Serap Aspirasi (Reses) di Kelurahan Jawa dan Kelurahan Dadi Mulya, Kecamatan Samarinda Ulu.

Dalam pertemuan tatap muka tersebut, politikus Demokrat itu menghimpun berbagai persoalan krusial yang dihadapi warga, mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, hingga isu kesejahteraan sosial.
Sebagai wakil rakyat yang peka terhadap isu-isu dasar masyarakat, Puji menyoroti keluhan konstituennya terkait birokrasi pelayanan BPJS Kesehatan. Meski Pemkot Samarinda telah melakukan peningkatan fasilitas di hampir seluruh Puskesmas, ia menyayangkan masih adanya kendala teknis dan lambannya pelayanan di lapangan.
"Kami menerima keluhan terkait lamanya waktu tunggu antrean obat setelah pemeriksaan dokter, begotu juga dengan karut-marut kepesertaan BPJS. Ini menjadi catatan penting bagi kami di parlemen untuk segera dievaluasi bersama dinas terkait," tegas Puji pada Minggu (24/5/2026).
Kemudian di sektor pendidikan, ia juga menyoroti kerinduan masyarakat akan program beasiswa bagi siswa berprestasi dan kurang mampu di tingkat SD dan SMP. Program yang sempat dicanangkan Pemkot Samarinda beberapa tahun lalu tersebut dinilai warga belum menunjukkan kejelasan kelanjutan hingga saat ini.
Tidak hanya itu, perhatian Puji juga tertuju pada beban kerja Ketua Rukun Tetangga (RT). Menurutnya, peran Ketua RT sebagai ujung tombak pelayanan pemerintahan di tingkat bawah harus diapresiasi secara layak. Kemudian selebihnya adalah keluhan soal perbaikan infrastruktur.
Menurutnya keberhasilan pembangunan sebuah daerah tidak hanya diukur dari megahnya infrastruktur fisik, melainkan juga dari kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan sejahtera. Untuk itu, ia mendorong Pemerintah Kota Samarinda agar memberikan porsi anggaran yang lebih berpihak pada bidang sosial dan pemberdayaan perempuan.
“Kami di parlemen akan terus mengingatkan pemkot bahwa pembangunan SDM yang berkualitas itu sama pentingnya, bahkan menjadi fondasi utama bagi kemajuan pembangunan kota secara menyeluruh,” pungkasnya. (adv/zee/tw)
