Strategi Pemulihan: Borneo FC Pilih Istirahat Total Ketimbang Uji Coba Lapangan di Ternate
TITIKWARTA.COM - TERNATE - Ada pemandangan berbeda dalam persiapan Borneo FC Samarinda menjelang laga krusial pekan ke-8 Super League melawan Malut United. Tim berjuluk Pesut Etam tersebut mengambil keputusan berisiko namun terukur dengan tidak mengambil jatah Official Training (OT) di Stadion Kie Raha, Ternate. Alih-alih menjajal rumput stadion, tim pelatih justru menginstruksikan para pemain untuk memprioritaskan waktu istirahat di hotel.
Keputusan ini diambil bukan tanpa alasan yang kuat. Di tengah jadwal yang padat dan tuntutan fisik yang tinggi, menjaga kebugaran menjadi prioritas utama bagi pemuncak klasemen sementara ini. Tim pelatih menilai bahwa memaksakan sesi latihan resmi justru berpotensi menguras energi pemain yang telah menempuh perjalanan jauh menuju Maluku Utara.
Pelatih kepala Borneo FC, Fabio Lefundes, menegaskan bahwa faktor logistik dan pemulihan fisik menjadi pertimbangan utama di balik keputusan tersebut. Ia lebih memilih skuadnya memiliki kondisi otot yang segar daripada sekadar beradaptasi dengan lapangan namun dalam keadaan letih.
"Salah satu alasan kenapa kita tidak melakukan OT sore hari ini adalah karena faktor logistik dan istirahat. Kami memilih pemain untuk beristirahat total agar bisa maksimal saat pertandingan, daripada memaksakan latihan namun kondisi fisik tidak prima," ujar Fabio Lefundes dalam sesi konferensi pers yang berlangsung pada Sabtu (27/12).
Lebih lanjut, Fabio menjelaskan bahwa tantangan bermain di sore hari sebenarnya bukan masalah besar dari sisi teknis permainan. Baginya, manajemen perjalanan dan detail logistik adalah kunci untuk mempertahankan performa tim di level tertinggi saat bermain tandang.
"Bukan sekadar soal cuaca karena kami terbiasa latihan sore. Saya lebih fokus pada logistik—mulai dari keberangkatan, pengaturan hotel, hingga waktu istirahat. Berpindah dari satu kota ke kota lain membutuhkan pengorganisasian yang matang agar performa tim tetap terjaga," tambah pelatih asal Brasil tersebut.
Senada dengan sang pelatih, penyerang asing Borneo FC, Douglas Coutinho, menyampaikan bahwa seluruh pemain dalam kondisi siap tempur. Meskipun mereka datang dengan status pemimpin klasemen, Coutinho mengingatkan rekan-rekannya agar tidak memandang sebelah mata kekuatan tuan rumah yang diprediksi akan menyulitkan.
"Pelatih Fabio selalu mengingatkan kami untuk tidak kehilangan fokus. Malut United adalah tim yang kuat dengan pemain-pemain berkualitas. Meski kami di puncak klasemen, kami harus bekerja lebih keras untuk menghadapi mereka," tegas Douglas Coutinho.
Dengan persiapan yang fokus pada pemulihan ini, Borneo FC berharap dapat mencuri poin penuh pada pertandingan yang dijadwalkan berlangsung Minggu (28/12) sore. Laga ini menjadi pembuktian apakah strategi "istirahat total" yang diterapkan Fabio Lefundes mampu meredam agresivitas Malut United di hadapan pendukungnya sendiri.(wan/yal)
