Tinjau Proyek Terowongan Pertama di Kalimantan, Wakil Presiden Gibran Bakal ke Samarinda
TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - Terowongan Bukit Selili di Samarinda, Kalimantan Timur yang merupakan terowongan pertama di Kalimantan, akan dikunjungi oleh Wakil Presiden Gibran Rakabumbing Raka.
Dijadwalkan, Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka akan sambangi Kota Samarinda dan berkunjung di antaranya proyek Terowongan Bukit Selili. pada Rabu 12 Februari 2025.
Selain tinjau Terowongan Bukit Selili putra dari mantan Presiden Joko Widodo ini juga akan mengunjungi sejumlah lokasi penting, di antaranya yakni Puskesmas Remaja dan Gelanggang Olahraga (GOR) Segiri, Samarinda.
Nah, khusus Terowongan Selili yang menjadi salah satu tujuan kunjungan Wapres Gibran Rakambuming Raka merupakan terowongan pertama di Kalimantan yang dibangun dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Infrastruktur sepanjang 700 meter yang menghubungkan Jalan Sultan Alimuddin hingga Jalan Kakap ini dibiayai melalui skema Multi Years Contract dengan total anggaran Rp 395 miliar.
Terowongan ini digadang-gadang mampu mengurai kemacetan yang selama ini terjadi di kawasan Gunung Manggah.
Abdul Rohim anggota Komisi III DPRD Samarinda, menyampaikan apresiasinya terhadap proyek tersebut.
Menurutnya, proyek terowongan yang menyedot anggaran besar tersebut harus dioptimalkan fungsionalitasnya agar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
"Kalau itu memang berfungsi secara maksimal berarti kita apresiasi dan angkat topi untuk Pak Wali Kota atas proyek yang tidak kecil anggarannya," ujar Rohim saat ditemui, Selasa (11/2/2025).
Selain memberikan apresiasi, Rohim juga mendorong agar momentum kunjungan Wapres ini dapat dimanfaatkan oleh Wali Kota Samarinda Andi Harun untuk melakukan lobi-lobi pendanaan ke pemerintah pusat.
Ia menilai bahwa proyek pembangunan yang besar sebaiknya tidak sepenuhnya bergantung pada dana APBD.
"Kami berharap Pak Wali Kota bisa melakukan lobby dan negosiasi agar proyek-proyek pembangunan ini tidak melulu menggunakan dana APBD, sehingga dana APBD kota ini bisa lebih dioptimalkan untuk kebutuhan dasar masyarakat," jelasnya.
Lebih lanjut, Rohim menyebut bahwa keberhasilan Samarinda membangun Terowongan Selili dapat menjadi nilai tawar yang kuat dalam melobi pemerintah pusat untuk mendukung proyek pembangunan lainnya.
"Pak Walikota bisa bilang, misal 'Ini lho Pak, kami mampu bikin terowongan. Apalagi kalau didukung sama negara'. Ditambah lagi Pak Wali kan punya banyak rencana besar, dan kesempatan ini harus dimanfaatkan untuk mendapatkan dukungan pendanaan," tegasnya.
Tak ingin tertinggal, Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga mengungkapkan bahwa Komisi III DPRD Samarinda berencana melakukan tinjauan langsung ke proyek Terowongan Selili pada pertengahan bulan ini untuk melihat langsung kondisi terbaru dari terowongan yang saat ini sudah saling menembus di kedua sisi.
"Mungkin sebelum puasa dimulai kami tinjauan ke terowongan," tutur Rohim.(yal/wan)
Sumber : kaltim.tribunnews.com
