Damayanti Minta Pemkot Lakukan Perbaikan Gedung SDN 007 Samarinda Ulu

FOTO : Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Damayanti.

TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - Sebagian sekolah di Kota Samarinda, belum memilki fasilitas ruang belajar yang layak. Kurangnya Pemerataan, sarana – prasarana menjadi dampak menurunnya kualitas pengajaran bagi anak didik. Salah satunya SDN 007 di Jalan Piano, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda.

 

 

Berdasarkan pantauan media ini, erlihat atap mengalami kebocoran. Di tambah lagi, plafon yang sudah rusak karena terkena air hujan, dari 10 toilet hanya 4 yang bisa berfungsi. Terkesan tak layak untuk menjadi ruang belajar bagi kualitas SDM generasi anak di masa mendatang.

 

Sekolah tersebut sebelumnya, telah di kunjungi oleh Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Damayanti bersama juga dengan Wakil Walikota Samarinda, Rusmadi Wongso dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Samarinda, Asli Nuryadin.

 

Damayanti mengatakan, akan di lakukan renovasi plafon, serta toilet di APBD Perubahan nantinya, Sebab di APBD murni belum terinput kedalam sistem informasi pembangunan daerah (SIPD) Kota Samarinda.

 

“Kami berkunjung kesana, melihat bangunannya bisa di bantu pada 2023 di perubahan, karena belum masuk SIPD saat anggaran murni ini,”ucapnya kepada media Timeskaltim.com, Jumat (10/2/) siang.

 

Ia menambahkan, perhatian pemerintah tidak hanya pada infrastruktur namun perlu dilihat dan di data sekolah-sekolah yang perlu mendapat renovasi. Apalagi jika ada penilaian sekolah sehat nantinya.

 

“Karena ini termasuk dalam penilaian sekolah sehat, untuk penilaian sekolah sehat tidak hanya di bangunan saja, bagaimana kesiapan toilet, kantin sehat hanya seadanya, banyak hal yang kami temukan di SD 007 perlu banyak sentuhan,” tambahnya.

 

Politisi PKB ini, juga dorong piha sekolah untuk melakukan kerjasama dengan pihak ketiga dalam membantu fasilitas-fasilitas yang belum di penuhi oleh pemerintah.

 

“Tetapi kita inginkan peran serta orang tua murid, masyarakat, dunia usaha, kami juga mendorong pihak sekolah untuk melakukan MoU dengan pihak lain,” pungkasnya. (adv/tw)