Kadis PPU Dorong Petani Terapkan Metode Pindah Tanam
Guna Tingkatkan Produksi Pertanian
TITIKWARTA.COM - PENAJAM – Dinas Pertanian Penajam Paser Utara (PPU) terus berupaya meningkatkan ketahanan pangan dengan mendorong petani agar lebih mandiri dalam penyediaan benih. Salah satu langkah yang dilakukan adalah panen padi yang digelar di lahan Kelompok Tani (Poktan) Sipatuo, Desa Sesulu, Kecamatan Waru, pada Senin (17/03/25).
Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama antara Dinas Pertanian PPU, Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Kementerian Pertanian, dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Gerakan ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mencapai swasembada pangan di Benuo Taka.
Kepala Dinas Pertanian PPU, Andi Trasodiharto, mengapresiasi keberhasilan petani dalam menangkarkan benih secara mandiri.
“Keberhasilan ini harus terus dipertahankan agar kita tidak lagi bergantung pada benih dari luar. Dengan kemandirian ini, petani bisa lebih leluasa menentukan jenis dan kualitas benih yang sesuai dengan kondisi lahan mereka,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mendorong petani untuk menerapkan metode tanam pindah guna meningkatkan produktivitas pertanian.
“Metode ini terbukti bisa meningkatkan hasil panen. Jika diterapkan secara luas, produksi padi di PPU bisa lebih optimal,” tambahnya.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian PPU, Gunawan, menyebutkan bahwa Poktan Sipatuo telah berhasil menangkarkan benih varietas Impari 43 yang telah mendapatkan sertifikasi dari Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan Provinsi Kaltim.
“Benih yang dihasilkan ini bisa menjadi sumber benih unggul bagi petani lain di PPU,” ungkapnya.
Berdasarkan hasil ubinan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), panen dari tiga petak ubinan menghasilkan 11,9 kg atau setara dengan 6,3 ton gabah kering panen per hektare.
Gunawan berharap keberhasilan ini dapat diterapkan di daerah lain, khususnya di Kecamatan Babulu yang merupakan sentra produksi padi terbesar di PPU. (adv/wan/yal)
