Komet Bewarna Biru Jatuh ke Bumi Menerangi Langit Malam di Sebagian Spanyol dan Portugal

TITIKWARTA.COM - Sebuah pecahan komet terang menerangi langit di sebagian Spanyol dan Portugal pada Sabtu malam (18/05/2024).

 

Menurut Badan Antariksa Eropa (ESA) dan seorang penduduk Lisbon mengatakan tampilan komet mempesona dan terasa seperti di film.

 

Pada hari Minggu pagi (19/05/2024), ESA membagikan sebuah video di X yang memperlihatkan komet tersebut melintas dan menerangi langit Spanyol dan Portugal.

 

Komet tersebut merupakan sebagian kecial dari meteor dan memperkirakan ia terbang di atas Spanyol dan Portugal dengan kecepatan 45 km (28 mil) per detik sebelum terbakar di atas Atlantik.

 

“Kemungkinan ditemukannya meteorit sangat rendah,” kata Badan Antariksa Eropa (ESA).

 

Di kedua negara Spanyol dan Portugal, video yang diambil oleh beberapa masyarakat menjadi viral di sosial media.

 

Video komet tersebut menunjukkan langit malam yang gelap namun ketika komet tersebut melintas dengan kecepatan tinggi dan menyinari objek yang komet lewati maka suasana sekitar berubah menjadi warna biru dan hijau yang cerah, termasuk langit malam hari tersebut.

 

Meteorit yang terlihat di atas Spanyol dan Portugal.

Meteorit yang terlihat di atas Spanyol dan Portugal. (Kidsnews)

 

Observatorium astronomi Calar Alto Spanyol juga menyatakan analisis awal, oleh Institut Astrofisika Andalusia mengungkapkan bahwa objek tersebut memiliki "asal usul komet" sehingga dapat dipastikan objek angkasa tersebut merupakan komet.

 

Kemudian ketika terdapat konser di kota Barcelos, Portugal, objek tersebut terekam melesat melintasi langit saat penyanyi tersebut tampil.

 

Video lain menunjukkan langit Porto, kota terbesar kedua di Portugal, berubah cerah selama beberapa detik akibat dari komet yang melintas tersebut.

 

Banyak yang menghubungi layanan darurat untuk melaporkan apa yang terjadi dan masyarakat yang tidak mengetahuinnya bahwa benda langit tersebut komet khawatir.

 

Laporan awal menyatakan bahwa benda tersebut mungkin jatuh di dekat kota Castro Daire atau Pinheiro di Portugal, namun petugas pemadam kebakaran tidak dapat menemukan pecahan apa pun ketika mereka menghadiri peringatan di daerah tersebut.

 

ESA kemudian mengatakan pecahan komet tersebut kemungkinan besar terbakar di atas Samudera Atlantik, sehingga sangat sulit untuk menemukan pecahannya.

 

Komet, Meteor, atau Asteroid?

Apa sebenarnya meteor itu dan apa bedanya dengan komet? Dan apakah asteroid itu?

 

Menurut NASA, asteroid adalah benda kecil berbatu atau logam yang mengorbit mengelilingi matahari, bisa berbentuk bulat atau memanjang.

 

Komet juga mengorbit Matahari, namun terbuat dari es dan debu, bukan batu.

 

Ketika sebuah komet mendekati Matahari, esnya mulai menguap, sehingga membuat komet tersebut tampak kabur dan ekornya membuntuti.

 

Untuk memahami meteor, pertama-tama kita perlu memahami meteoroid.

 

Meteoroid adalah potongan kecil dari asteroid atau komet yang pecah – biasanya akibat tabrakan.

 

Biasanya berukuran sebesar kerikil, namun bisa juga sedikit lebih kecil atau lebih besar.

 

Meteoroid yang masuk ke atmosfer bumi disebut meteor.

 

Meteor memasuki atmosfer dengan kecepatan sangat tinggi, menyebabkannya terbakar dan tampak seperti bintang jatuh.

 

Jika meteor bertahan setelah memasuki atmosfer dan menghantam permukaan bumi, maka disebut meteorit.

 

Dimana Meteorit di Darat?

Menurut Pusat Studi Meteorit ASU Buseck, sebagian besar meteorit jatuh di lautan, yang mencakup lebih dari 70 persen permukaan bumi.

 

Batuan yang jatuh cenderung lebih mudah ditemukan di tempat dengan suhu stabil dan ekstrim – baik sangat panas atau sangat dingin – seperti gurun atau di Antartika.

 

Meskipun meteorit kecil tidak menyebabkan banyak kerusakan, meteorit yang lebih besar dapat meninggalkan kawah besar di dalam tanah.

 

Contohnya adalah Kawah Barringer selebar 1,2 km di Arizona, Amerika Utara, yang terbentuk ketika meteorit selebar 50m menghantam bumi 50.000 tahun lalu. (yka/wan)


 

Sumber : kaltim.tribunnews.com